GISTARU (Geographic Information System Tata Ruang) adalah aplikasi WebGIS yang membuka akses informasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kabupaten/kota kepada masyarakat dan pelaku usaha secara daring, gratis, dan interaktif. Selama ini informasi tata ruang tersebar dalam dokumen Perda dan lampiran peta yang sulit diakses; akibatnya warga tidak tahu peruntukan lahan miliknya dan investor kesulitan memastikan kesesuaian lokasi usaha padahal sejak UU Cipta Kerja dan PP No. 21 Tahun 2021, Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) menjadi syarat dasar perizinan berusaha.
Dengan GISTARU, siapa pun cukup mengeklik titik pada peta atau mencari alamat, memasukkan koordinat, bahkan mengunggah file bidang (SHP/GeoJSON/KML) untuk langsung mengetahui zona, subzona, ketentuan intensitas ruang (KDB, KLB, KDH, GSB, tinggi maksimum), kelurahan/kecamatan, hingga dasar hukumnya. Pelaku usaha dapat melakukan pra-asesmen KKPR mandiri: pilih jenis kegiatan berbasis KBLI, tentukan lokasi, dan sistem membaca matriks ITBX untuk mengembalikan status Diizinkan / Terbatas / Bersyarat / Dilarang per zona lengkap dengan luas, persentase bidang, dan ketentuannya semua bisa diekspor sebagai PDF ber-kop instansi yang analisisnya dijalankan ulang di server sehingga tidak dapat dipalsukan.
Di sisi pemerintah daerah, GISTARU adalah alat kerja: panel admin bergaya modern untuk mengunggah dan mempublikasikan data spasial (SHP dikonversi otomatis di browser), mengelola zona, subzona, dan matriks ITBX (termasuk impor massal dari Excel), mengelola dokumen unduhan, hingga dashboard statistik penggunaan per zona dan per kecamatan dengan jejak audit atas setiap perubahan. Aplikasi bersifat white-label nama daerah, logo, warna tema, kontak instansi, dan batas wilayah dikonfigurasi per instalasi serta menyediakan REST API ber-versi dengan autentikasi token untuk aplikasi mobile Android. Dibangun di atas Laravel 13, React 19, PostgreSQL 17 + PostGIS, dan MapLibre GL, dengan keamanan berlapis: peran berjenjang, rate limiting, validasi ketat unggahan, dan jejak audit selaras dengan arah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
FITUR UTAMA
Peta Tata Ruang Interaktif - layer RTRW (pola ruang) dan RDTR (zonasi) resmi daerah di atas peta dasar OSM/citra satelit, dengan sakelar layer, transparansi, legenda warna sesuai pedoman Permen ATR/BPN, dan batas administrasi kelurahan.
Cek Peruntukan Lahan Sekali Klik - klik titik mana pun: zona, subzona, ketentuan intensitas ruang (KDB, KLB, KDH, GSB, tinggi maksimum), kelurahan/kecamatan, dan dasar hukum langsung tampil; RDTR otomatis diprioritaskan atas RTRW.
Pencarian Alamat & Koordinat - geocoding nama jalan/tempat serta input koordinat manual; hasil cek dapat dibagikan sebagai tautan permalink.
Pra-Asesmen KKPR (Matriks ITBX) - pilih kegiatan berbasis KBLI, tentukan lokasi dengan titik, gambar polygon, atau unggah file bidang; hasil status I/T/B/X per zona lengkap dengan luas, persentase, dan ketentuan, plus tautan pengajuan resmi OSS-RBA.
Ekspor PDF Ber-kop - hasil cek peruntukan dan pra-asesmen KKPR diekspor sebagai dokumen PDF berkop instansi, menyertakan snapshot peta lokasi; analisis dijalankan ulang di server agar isi dokumen tepercaya.
Alat Ukur Jarak & Luas - pengukuran interaktif langsung di peta dengan hasil meter/kilometer dan /hektare.
Dokumen & Data Spasial Terbuka - katalog Perda/Perkada dan lampiran peta, serta unduhan layer dalam format GeoJSON dan Shapefile, gratis untuk publik.
Panel Admin Modern - unggah SHP (dikonversi otomatis di browser, impor besar diproses antrean), kelola layer & simbologi, zona & subzona, dokumen, dan pengguna - seluruh CRUD memakai modal dengan notifikasi.
Matriks ITBX Visual + Impor Excel - edit sel Diizinkan/Terbatas/Bersyarat/Dilarang sekali klik per zona dan subzona, atau impor massal dari template XLSX.
Dashboard Statistik & Jejak Audit - tren penggunaan harian, zona dan kecamatan paling sering dicek, serta pencatatan otomatis setiap aksi admin: siapa, kapan, mengubah apa.
Peran Berjenjang & Keamanan - peran Admin dan Pimpinan dengan hak akses berbeda, rate limiting kanal publik, dan validasi ketat file unggahan.
REST API untuk Mobile - seluruh layanan publik tersedia lewat API ber-versi dengan autentikasi token (Sanctum), siap dikonsumsi aplikasi Android.
White-Label per Daerah - nama daerah, logo, warna tema, kontak instansi, pusat peta, dan batas wilayah dikonfigurasi dari panel admin; satu hari kerja untuk menyiapkan instalasi daerah baru.
Panduan Pengguna Bawaan - modal selamat datang dan tur interaktif langkah demi langkah bagi pengunjung baru, mode terang/gelap, dan tampilan responsif penuh di ponsel.
TUJUAN DAN SASARAN
Membuka akses informasi tata ruang (RTRW & RDTR) kepada masyarakat secara transparan, gratis, dan mudah dipahami tanpa harus datang ke kantor dinas.
Mempercepat kepastian berusaha: investor dapat menguji kesesuaian lokasi terhadap zonasi (KKPR) sejak dini, sebelum mengajukan permohonan resmi melalui OSS-RBA.
Mengurangi beban layanan tatap muka dinas tata ruang dengan layanan mandiri 24/7 beserta dokumen PDF yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menyatukan data spasial rencana tata ruang, matriks ITBX, dan dokumen regulasi dalam satu basis data resmi yang mudah dimutakhirkan oleh admin daerah.
Menyediakan data spasial terbuka bagi akademisi, konsultan, dan perencana.
Mewujudkan tata kelola berbasis elektronik (SPBE) yang akuntabel setiap perubahan data meninggalkan jejak audit.
Sasaran pengguna: masyarakat umum, pelaku usaha/investor, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), DPMPTSP, serta Bappeda kabupaten/kota di seluruh Indonesia.